Protagonist dari ketiga film The Matrix serta pengaruhnya di dunia video games

Studio game dibalik kemasifan seri game The Witcher, CD Project RED, menunjukkan game terbaru mereka plus membuat seorang Keanu Reeves sebagai pembawa acaranya. Di akhir video presentasi ternyata Keanu Reeves muncul sebagai salah satu karakter pembantu di game tersebut, seketika saja para audiens bersuara you are breathtaking menyambutnya. Game massif yang menjanjikan pengalaman utopia teknologi ini membuat nama Keanu Reeves di dunia hiburan digital semakin populer. Jonathan Wick atau bernama asli Keanu Reeves memakai skill seni acting nya kepada seorang karakter badass half human half cyborg “Johnny Silverhand” dalam proyek ini.

 

Kini para kritikus film menyadari pamor Keanu Reeves tiba tiba naik karena aksi baru seorang Jonathan Wick padahal si aktor ini sudah berada di dunia perfilman sejak tahun 80 an. Aktor ini pertama kali mencoretkan namanya di dunia percinema an pada sebuah film berjudul Youngblood yang released pada sekitaran tahun 1986. Kombinasi karya sinema yang di fusi antara drama dan pertandingan olahraga Hoki Es ini tampil biasa saja tetapi director Peter Markle ternyata telah menciptakan actor yang akan bersinar di masa depan. Awal karir nya yang hanya menjadi pemeran pembantu memperkuat kesempatan dia untuk lebih menekuni seni peran di dunia Hollywood. Selama ini kita mengetahui Keanu Reeves adalah seorang aktor yang terkenal dengan perfilman nya dan kebaikan nya tetapi faktanya kehidupan personalnya berbeda 180 derajat. Petualangan nya dalam lahir kembali dari keterpurukan takdir berhasil menciptakan inspirasi inspirasi di media mainstream. Aktor ini memahami bahwa memang dunia acting dan dunia asli adalah dua sisi kertas, berbeda tapi masih memiliki hubungan.

 

Gunakan google atau sejenisnya untuk mencoba menemukan berbagai insight kehidupan yang di dasari oleh pengalaman bapak Keanu ini agar anda tahu hidup memang penuh rintangan. Menurut para teman dan penggemar nya sosok Keanu akhir akhir ini terlihat berubah menjadi orang yang lebih humble dikarenakan berbagai cobaan yang dia lalui.

 

Dua buah film Keanu Reeves yang cukup sukses memunculkan fans di Indonesia ialah Johnny Mnemonic dan The Matrix. Keanu Reeves berperan sebagai actor utama dalam kedua film tersebut berhasil membuat para movie nerd terpukau dengan tema futuristic dystopia nya. Dengan familiar nya terhadap plot futuristic dan dystopia mungkin developer game di balik seri game The Witcher ini akhirnya mengambil Keanu Reeves sebagai character deuteragonist di game nya.

 

Did you know, Bapak Keanu ini pernah melakukan filming dengan seorang aktris cantik bernama Sandra Annette Bullock dalam sebuah film full ‘adrenaline’ bernama Speed. Film Speed ini memiliki core plot tentang sebuah bom yang di sematkan pada sebuah bus dan buruk nya mereka berdua berada di dalam bus itu sembari harus berlomba dengan waktu untuk menjinakkan bom nya. Setelah sekitar 24 tahun sejak rilis nya film ini, mereka berdua mengutarakan sebuah pernyataan mengejutkan. Film ini tayang di sinema pada tahun 1994, ternyata pada tahun 2019 ini mereka berdua mengutarakan pernah saling punya perasaan tetapi memutuskan untuk lebih baik sama sama konsentrasi ke progress film Speed ini, dan hal tersebut dinyatakan oleh mereka masing masing pada sebuah acara talkshow bernama Ellen DeGeneres.

 

Film Johnny Mnemonic dan Constantine merupakan dua film yang lebih penulis pilih dari pada seri film The Matrix, no offense setiap orang pasti memiliki preferensi mereka masing masing. Johnny Mnemonic dan John Constantine adalah 2 karakter di film mereka masing masing yang sangat amat berhasil membuat saya takjub dengan tech dan juga buku komik DC tidak terlepas juga terhadap seorang Keanu Reeves. Keanu Reeves berperan menjadi seorang Johnny Mnemonic yang menugaskan dia untuk membawa data storage krusial yang di masukkan di otak nya untuk menyelamatkan dunia, suatu plot yang lumayan bagus di zaman nya film itu rilis. Dari masa yang sangat futuristis kita langsung putar balik ke dunia supranatural keren ala John Constantine yang diperankan oleh bapak Keanu dan pastinya dia berperan sebagai detektif supranatural yang harus berusaha menyelesaikan masalah antara manusia dan supranatural.

 

Singkat cerita, pengalaman sosok Keanu Reeves dalam perindustrian Hollywood sudah tidak di di anggap sebelahmata lagi. John Wick 3 yang hadir di Indonesia berhasil membuat nama Keanu di disini semakin terkenal lagi di kalangan anak muda. Di film ini penonton Indonesia benar benar lebih senang karena sang lead actor beradu tangan di film dengan pendekar silat asal Indonesia yaitu Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman. Aksi Thriller tentu hadir dalam film tersebut tapi ada sedikit tambahan keunikan lagi yaitu di akhir perkelahian dengan dua Aktor Indonesia itu John Wick menyempatkan untuk berdialog dengan memakai Bahasa Indonesia. Atensi dunia International pun kembali menganggap Indonesia karena berbagai serakan pencak silat plus dialog berbahasa nya tampaknya menjadikan Indonesia semakin hebat.

source: https://seperempat.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *